Sunday, September 30, 2018

Banyak Anak tapi Mandul

baselo.com


Apakah yang kita harapkan dari letih lelah kita mengasuh dan mendidik anak-anak kita? Do’a mereka sesudah kita tiada. Apa yang kita rindukan dari anak-anak sesudah kita dikubur dalam tanah? Ampunan Allah Jalla wa ‘Alaa bagi kita disebabkan istighfar anak-anak untuk kita; ditinggikannya derajat kita di akhirat disebabkan amal shalih mereka.

Ada orang yang tidak mempunyai anak selama di dunia, tetapi kelak Allah ‘Azza wa Jalla karuniakan kepada mereka anak saat di surga. Ini disebabkan mereka memiliki banyak amal shalih dan “anak-anak” yang mereka didik mereka asuh, meskipun bukan anak kandungnya.

Akan tetapi ada orang yang mempunyai banyak anak, Rasulullah shallaLlahu ‘alaihi wa sallam sebut mereka mandul. Apa sebabnya? Mereka mempunyai banyak anak, tetapi tidak ada satu pun dari anak-anak itu yang memberi manfaat baginya di akhirat.

Mari kita ingat sebuah hadis riwayat Ahmad:

مَا تَعُدُّونَ الرَّقُوبَ فِيكُمْ؟ قَالَ قُلْنَا: الَّذِي لَا يُولَدُ لَهُ، قَالَ: لَيْسَ ذَاكَ بِالرَّقُوبِ وَلَكِنَّهُ الرَّجُلُ الَّذِي لَمْ يُقَدِّمْ مِنْ وَلَدِهِ شَيْئًا

Rasulullah (shallaLlahu ‘alaihi wa sallam) pernah bertanya kepada para sahabat (radhiyaLlahu ‘anhum), “Tahukah engkau siapakah yang mandul?” Para sahabat menjawab (radhiyaLlahu ‘anhum), “Orang yang mandul ialah orang yang tidak mempunyai anak.” Lalu Rasulullah (shallaLlahu ‘alaihi wa sallam) bersabda, “Orang yang mandul ialah orang yang mempunyai banyak anak, tetapi anak-anaknya tidak memberi manfaat kepadanya sesudah ia meninggal dunia.” (HR. Ahmad).


___

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search