Monday, July 27, 2015

Serunya Barayo di Pariaman

Lebaran di Pariaman terkenal paling semarak dan paling ramai dibanding daerah lain di Sumbar. Di Pariaman lebaran dirayakan sepuluh hari penuh. Tradisi demikian dimanfaatkan oleh para perantau mengunjungi sanak saudaranya di kampung sekaligus berwisata ria. Orang di kampung pun memanfaatkan momen tersebut melebur diri.

Pantai-pantai selalu ramai dan padat apalagi setelah penataan area khusus wisata tertata mulai baik. Ditambah pula acara Pesta Pantai yang digelar oleh Pemko Pariaman melibatkan anak nagari. Barayo di Piaman makin mengasyikan tentunya.

Pantai Pariaman sangat mudah diakses transportasi. Kereta api wisata empat kali bolak-balik dari Padang. Saat turun dari kereta api di stasiun kita akan bertemu langsung Pantai Gandoriah. Sekali angkut ribuan penumpang diusungnya.

Stasiun Pariaman adalah bagian dari Pantai Gandoriah. Inilah yang tidak akan pernah kita temukan di daerah lain di Sumbar. Mungkin juga kota-kota lain di nusantara bahkan bisa jadi tak banyak di dunia.

Barayo di Piaman banyak serunya. Ada Boyan Kaliang, menyaksikan panorama Pantai Gandoriah dengan pasir putih dan angin sepoinya, bertamasya ke Pulau Angso Duo sudah tidak parsial insidentil lagi karena transportasinya dijamin lancar. Di pulau kita dapat panorama yang amat elok. Panorama Pariaman akan terlihat berbeda terpapar di sana. Gunung dan bukit barisan terlihat jelas. Kita bagai berada di daerah lain rasanya.

Di Pulau Angso Duo sangat seru. Hamparan pasir putihnya enak dipijak. Warnanya putih porselen. Mandi-mandi di tepiannya yang dangkal ditambah air jernihnya bikin lupa waktu.

Di sana kita jumpai makam panjang Katik Sangko dan kuburan tua lainnya. Disamping itu juga terdapat sebuah sumur tua terbuat dari susunan karang cadas. Sumur tua dan kuburan tua di Pulau Angso Duo adalah cagar budaya Kota Pariaman. Ada sejarah panjang dan mitologi yang perlu dikaji. Para sejarawan dan spiritualis sering pula observasi ke sana.

Di Pulau Angso Duo terdapat berbagai jenis tanaman seperti kelapa, ketaping, pandan, sukun, emping, pepaya dan berbagai jenis lainnya. Di sana juga terdapat burung merpati untuk penjaga keseimbangan pulau dari serangan ulat dan hama lainnya.

Wisatawan yang berkunjung sering lupa waktu. Berjam-jam lamanya di sana serasa sebentar saja. Pulau dengan luas dua hektar tersebut adalah studio alam ciptaan Tuhan. Silahkan berkodak foto sepuas-puasnya.

Kuliner Piaman terkenal enak. Rendang Piaman paling nikmat punya ciri khas tersendiri dibanding daerah lainnya di Sumbar. Gulai kepala ikan, sala mansi, sala udang, sala lauak mudah ditemui. Harganya dijamin murah meriah. Minum air kelapa muda sambil mengudap sepiring langkitang menyaksikan sunset indah patut Anda coba. Lukisan mahakarya Tuhan itu akan mencengangkan Anda. Sunset Pantai Pariaman adalah yang terindah di Sumatera Barat versi Kompas Travel.

Malam hari jangan dikira Pantai Pariaman sepi. Anak muda kreatif menjadikan pantai pembuka aspirasinya. Mereka menyatu dengan alam. Ide-ide pun bermunculan.

Berkunjung ke Sumatera Barat tanpa Pariaman bagai makan sayur tanpa garam. Rasanya akan hambar. Perut kenyang rasa tak ada.

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search