baselodotcom
Loading...

Menanam Jagung, Menuai Untung

Di hari pertama tahun ini kami mendapat lagi kesempatan bercocok tanam. Tetangga kami sambil tersenyum mempersilakan memanfaatkan sebagian l...

cornfield
Di hari pertama tahun ini kami mendapat lagi kesempatan bercocok tanam. Tetangga kami sambil tersenyum mempersilakan memanfaatkan sebagian lahan di sisi kanan perkebunannya. Ukuran lahan sama dengan rumah ditambah pekarangan. Luas yang lebih dari cukup bagi kami yang 'hanya' menjadikan cocok tanam sebagai hobi.

Pilihan tanaman untuk bercocok tanam kali ini adalah jagung. Selain umur tanaman yang singkat, kami memang suka makan jagung ketimbang palawija lain. Sebenarnya kami juga lebih berpengalaman hanya dengan tanaman tersebut.

Jadilah tahun ini ditutup dengan usaha untuk lebih dekat dengan alam. Mengolah lahan dan menanam benih jagung membuat kami merasa terikat lebih intim dengan lingkungan.

Bila diamati lebih jauh, bercocok tanam juga membuat tubuh lebih sehat karena aktif bergerak. Lebih efektif dan ekonomis ketimbang membakar kalori di tempat olah kebugaran semacam gym center.

Bercocok tanam dengan mengolah lahan sekitar pemukiman tampaknya sedang menjadi tren yang digandrungi sebagian besar masyarakat desa Sikapak. Beberapa orang dikarenakan tidak memiliki lahan malah berani menyewa tanah demi membuka ladang baru secara lebih profesional.

Dalam bercocok tanam, masyarakat lebih tertarik menanam cabe merah dan pisang. Walau dibutuhkan  modal dan penanganan yang lebih besar, mereka yakin dengan menanam cabe dan pisang jauh lebih cepat mendatangkan profit. Hanya dengan beberapa kali panen, masyarakat bakal segera mendapat kembali modal awal (BEP).

Sama seperti cabe dan pisang, jagung juga mampu mendatangkan banyak untung. Nilai ekonomis jagung tidak melulu diraih dari sisi harga jualnya saja melainkan juga kemampuannya bersinergi dengan alam.

Satu biji bibit jagung mampu menghasilkan puluhan biji untuk bibit baru. Akar jagung yang serabut dikenal mampu menyuburkan tanah. Akar serabut itu bisa membuat pori dalam tanah sehingga membantu air meresap lebih banyak dan membuat tanah jadi gembur.

Setelah panen, daun  jagung juga dapat dijadikan sebagai pakan ternak. Bahkan konon daun jagung adalah pakan ternak idaman karena ketersediaannya yang jarang dan dijadikansebagai selingan (variasi) konsumsi ternak.

Dengan modal kebaikan hati tetangga, minat yang cukup tinggi dalam dunia pertanian maka mulailah kami memperlebar ladang dan menanaminya dengan jagung keseluruhan. Sebagai tanaman pembuka, jagung diandalkan sebagai penyubur lahan sehingga nantinya lahan bisa dibudidayakan dengan menanan tananam lain yang lebih variatif, bernilai guna dan bersinergi dengan lingkungan.
featured 1185368349523059756

Home item