Monday, October 28, 2013

Dimimpikan Pulang Haji

Assalamualaikum wr wb


  Di kantor, menjelang siang, di saat sibuk-sibuknya menginput data, tiba-tiba ada sms masuk..
Assalammu'alaikum wrwb,,,, bg sehd, td mlm awk m'mpi bg pulg dr haji,,,,bg kpn k'plmbang sm bg roni ;( dx rndu ma bg ;( jaga dri bek2 ea bg n jaga kshtan yo ti2p slm sm bg roni sm kk may ;(
  Adik saya memang masih labil dan sistem imunnya masih lemah hingga mudah dijangkiti virus alay. Kalo diterjemahkan ke bahasa Indonesia yang baik dan benar (eh btw hari ini peringatan Sumpah Pemuda eaaa) maka kurang lebih akan berbunyi seperti ini,

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bang, sehat tidak? Tadi malam saya mimpi abang pulang dari haji. Abang kapan ke Palembang sama Bang Roni. Adek rindu sama abang. Jaga diri baik-baik ya bang dan jaga kesehatan ya. Titip salam sama Bnag Roni sama Kakak May
  Adik saya pinter rupanya. Dia tahu bahwa mimpi baik memang boleh diceritakan dan mimpi buruk lebih baik diabaikan tanpa menceritakan kepada khalayak. Lalu sms dia saya jawab dengan singkat,

Iya sayang..
 Dia masih ingin bercerita rupanya. Tak lama sms dia kembali masuk menerobos ponsel saya

Oh yo bis bg pulg dr haji sm pk aluang,,,bg krumh bawa tunangn bg mengenal kn ma awk it e cwek yg bg deketi ckrg ne
  Alih bahasa: Oh ya setelah pulang dari haji sama Pak Aluang. Abang pulang ke rumah bawa tunangan. Abang mengenalkan dia kepada saya. Dia adalah cewek yang abang dekati sekarang ini.

  Sms perempuan muda ini sangat nge-jleb bagi saya. Naik haji adalah impian terbesar saya sepanjang hayat. Sila baca disini. Selain naik haji, hal yang paling menohok dari sms adik sepupu saya itu adalah tentang tunangan. Apa? Tunangan?

Amin!!!

  Segera saya mengaminkan mimpi itu, semoga DIA yang Maha Kuasa mengijabahnya. Fabiaiyi'ala irabbikuma tukazzibaan.. 


 Sms dia segera saya balas,

Hah? Tunangan? Siapa dia?
Karena inbox ponsel saya penuh, maka setelah menghapus beberapa sms lama, sms balasan dari adek saya baru masuk 2 jam kemudian
Lupa adek namanya. Tapi adek lihat dengan jelas wajahnya. Adek tidak kenal dengan dia. Dia agak tinggi, putih, pakai jilbab dan mata agak sipit
  Saya mendadak gagap. Nikmat mimpi ini sudah besar bagi saya. Sanggupkah saya memikulnya bila semua ini terwujud, tahun depan? In sya' Allah


  Ataukah saya terlalu reaktif dan berkhayal sehingga menanggapi semua mimpi itu dengan berlebihan? Mimpi adalah suatu yang biasa, alamiah. Tak perlu heboh kaleeee...



Memang benar, saya harusnya bersikap biasa saja. Saya terlalu bermimpi dan adek saya terlalu kangen maka jadinya begini.  Namun doa setelah shalat ashar hari ini akan lebih panjang dari biasanya.


Wassalam

  • Catatan Kaki : Pak Aluang berarti Paman Sulung, panggilan kepada ayah saya karena beliau paman paling sulung :)

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search